Stuffs


  • Web
  • Catatan Kecil
  • Indonesia Raya (Remix)

    Clock

    . . . . . Welcome to My Blog . . . . . Catatan Kecil Blog. . . . . . Welcome to My Blog . . . . .
    Thanks for visiting Catatan Kecil Blog, Enjoy Ur Self :)

    Rabu, 28 Oktober 2015

    Akibat Isu, #saverisma Menjadi Trending Topic World Wide


    SURABAYA – Tanda pagar saverisma langsung menjadi trending topic tidak lama setelah isu Risma mencuat ke media dan meresahkan masyarakat.

    Sebelumnya, ramai diberitakan mantan Walikota Surabaya, Tri Rismaharini atau akrab disapa Risma dinyatakan sebagai tersangka oleh Kejaksaan Tinggi Jawa Timur. Pihak kejasaan mengacu pada surat pemberitahuan dimulainya penyidikan (SPDP) yang dikirim penyidik Polda Jatim pada 30 September 2015. Kasus yang menjerat petahana dalam Pilkada Surabaya 2015 mendatang ini adalah penyalahgunaan wewenang pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Turi.

    “Tersangkanya atas nama Bu Risma dan kami menerima pada 30 September. Kasusnya tentang penyalahgunaan wewenang Pasal 421 KUHP. Kami sudah memerintahkan dua jaksa untuk meneliti berkas tersebut,” jelas Kasi Penerangan Hukum Kejati Jawa Timur Romy Arizyanto sebagaimana dikutip dari Metrotvnews.com

    Namun, pernyataan pihak diatas dibantah oleh Polda Jawa Timur. Polda Jatim menyatakan tak pernah menetapkan Risma sebagai tersangka. Direktur Reserse Kriminal Umum (Direskrimum) Polda Jawa Timur Kombes Polisi Wibowo menyatakan SPDP yang dikirim ke Kejati bukan berisi status tersangka Risma, melainkan pemberitahuan dimulainya penyidikan.

    Gelar perkara yang sudah dilakukan tidak menemukan indikasi dan barang bukti Tri Rismaharini sebagai tersangka kasus penyalahgunaan wewenang pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Turi.

    “Saksi, pelapor, terlapor dan keterangan ahli sudah kami periksa. Termasuk Bu Risma yang kami periksa pada 17 Juni 2015. Tapi, kami tak mendapatkan adanya bukti yang kuat untuk melanjutkan perkara ini,” tegas Kombes Polisi Wibowo sebagaimana dikutip dari Metrotvnews.com

    Tautan berita dari situs berita online lokal Surabaya sudah mulai menyebar di media sosial Facebook dan Twitter sejak Jumat (23/10) sore. Tautan berita dengan narasumber dari Kejaksaan Tinggi Jawa Timur yang menginformasikan Kepolisian Daerah Jawa Timur menjadikan Risma tersangka kasus pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Turi itu juga disebar melalui grup Blackberry Messenger ataupun WhatsApp.

    Di Twitter, bermunculan tagar seperti #SaveRisma dan #AkuBersamaRisma. Situs layanan analisis media sosial Topsy mencatat, pada Sabtu (24/10) pukul 15.00, ada 15.343 twit dengan kata kunci Risma. Sementara itu, tagar #SaveRisma dicuit 2.170 kali dan tagar #AkuBersamaRisma ditwit 322 kali sebagaimana dikutip dari Kompas.com

     Pemberitaan media yang memojokkan Tri Rismaharini selaku calon Walikota Surabaya mengundang banyak reaksi keras para relawan dan juga netizen. Para relawan membantu counter isu menggunakan tanda pagar saverisma dan mengklarifikasi apa yang sebenarnya terjadi. Tak lama setelah kabar penetapan tersangka Risma mengemuka ke tengah masyarakat melalui media, dukungan untuk Risma dari netizen di Twitter mulai bermuculan dengan tagar #saverisma.

    Netizen pun tak tinggal diam, “Jam 2 itu pemberitaan masih menyerang kita semua, jam 5 pemberitaan mulai berbalik, dan kemudian jam 7 #saverisma jadi trending topic world wide nomor 7terang Aprizaldi selaku koordinator media center tim pemenangan Risma-Whisnu saat ditemui setelah acara di posko pemenangan PDI Perjuangan.

    @OmDennis men-tweet, "Bu Risma ditetapkan jadi tersangka di saat pilkada. Pelajaran yg bisa diambil: Susah jd orang baik di negeri ini. #SaveRisma".

    Sementara itu, @dantonp menulis, "Begitu berat tantangan jadi pejabat baik di negeri ini.#SaveRisma #SayaSurabaya".

    Tak ketinggalan Addie MS selaku komposer dan tokoh publik juga ikut berkomentar melalui akunnya @addiems, “Kalau kamu sependapat dengan saya bhw Bu Risma walikota Surabaya adalah salah satu Srikandi Indonesia, mohon RT #saverisma”

    Setelah tagar saverisma menjadi trending topic dunia Aprizaldi yakin bahwa masyarakat mendukung Bu Risma. Menurutnya, kepedulian warga kota terlihat pada dukungan kepada Risma saat dia menjadi terduga tersangka kasus penyalahgunaan wewenang pembongkaran Tempat Penampungan Sementara (TPS) Pasar Turi. Isu-isu seperti ini dianggap seperti mendzolimi karena dalam nuansa pemilu malah mengindikasi bahwa adanya black campaign yang dilakukan pihak-pihak lain yang sengaja mendegradasi kepopuleritasan Risma serta Whisnu agar tidak bisa melanjutkan kepemimpinannya lagi di Kota Surabaya. “Hasil survey menunjukkan angka kita lebih tinggi jauh daripada serasi,” paparnya.

    Lebih lanjut, netizen menyebut, pihak Polda Jatim tidak pernah menetapkan Risma sebagai tersangka. Hal ini ditegaskan lewat 763 tweet. Namun, di saat bersamaan netizen juga mempertanyakan dasar pernyataan Kejaksaan Tinggi Jawa Timur soal status tersangka Risma berdasarkan SPDP dari Polda Jatim. Hal ini menurut netizen harus segera diluruskan. Himbauan itu disampaikan lewat 699 tweet.

    Sementara itu, netizen yang pro terhadap Risma menyebut isu tersangka ini dihembuskan untuk menjatuhkan Risma yang akan maju lagi dalam Pilkada Surabaya, Desember mendatang. Karenanya, netizen menggalang dukungan terhadap Risma melalui hashtag #SaveRisma yang selama masa pemantauan telah digunakan sebanyak 805 tweet.

    Sebelumnya, tanda pagar saverisma juga pernah ramai saat Risma hendak menutup Lokalisasi Doli. Saat itu, dia mendapat dukungan penuh dari masyarakat atas keputusannya menutup lokalisasi yang konon terbesar di Asia Tenggara tersebut. Sementara itu, kata Risma (tanpa tanda pagar) sudah berada di urutan trending topic. Dari 10 trending topic yang muncul, Risma berada di urutan ke delapan.

    Rusaknya Alat Peraga Kampanye, KPU Dinilai Tidak Becus


    SURABAYA – Ditemui seusai acara koalisi PDI Perjuangan, Adi yang menjabat sebagai sekertaris tim pemenangan pasangan calon Risma-Whisnu menyayangkan kinerja Komisi Pemilihan Umum (KPU) sebagai fasilitator alat peraga kampanye (APK). KPU harus bertanggung jawab mengenai alat peraga karena dana untuk mengadakannya adalah dana dari APBD yang tidak lain adalah uang rakyat. 

    Menteri Dalam Negeri menetapkan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari pelaksanaan Pilkada Serentak seluruh Indonesia. Pemerintah juga menetapkan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari libur nasional. Ini dilakukan agar para pemilih yang merantau keluar daerahnya dapat turut serta memberikan hak suaranya pada pemilihan Gubernur, dan Wakil Gubernur, Bupati, dan Wakil Bupati, serta Walikota dan Wakil Walikota. 

    KPU telah membuat rambu-rambu bagaimana pelaksanaan kampanye itu. Apa yang boleh, apa yang tidak, bagaimana teknis serta ancaman sanksi bagi yang melanggar dalam Peraturan KPU Nomor 7 tahun 2015 tentang Kampanye Pemilihan Gubernur dan Wakil Gubernur, Bupati dan Wakil Bupati, dan/atau Wali Kota dan Wakil Wali Kota. Desain dan materi alat peraga kampanye (APK) dibuat dan dibiayai oleh pasangan calon serta tim kampanye masing-masing pasangan, namun untuk pembuatan dan pemasangan APK dibiayai oleh KPU.

    Ketua Panwas Kota Surabaya, Wahyu Hariadi mengatakan berdasarkan PKPU No 7 Tahun 2015 tentang Kampanye, seluruh alat perga kampanye yang meliputi, baliho, spanduk, umbul-umbul dan videotron serta bahan kampanye akan dibuat oleh KPU. (26/09)

    Penetapan pasangan calon oleh KPU pada tanggal 24 Agustus 2015, ternyata masih menyisakan persoalan, namun di Kota Surabaya sendiri penetapan pasangan calon telah diadakan pada tanggal 24 September 2015. Kendati penetapan calon sudah terlambat, Pemasangan alat peraga yang dilakukan oleh KPU Surabaya juga terbilang mundur dari jadwal yang seharusnya. Itu dikarenakan desain dari salah satu calon pasangan terlambat untuk diserahkan ke KPU untuk dicetak. “KPU harus segera mencetak, tidak harus menunggu pasangan lain untuk menyerahkan desannya” Katanya sebagimana dikutip dari Suarasurabaya.net

    Bukan hanya soal keterlambatan pemasangan APK, Ketua tim pemenangan Risma-Whisnu juga menyayangkan KPU atas tidak adanya pengawasan mengenai APK yang rusak maupun hilang di tempat-tempat yang seharusnya terpasang alat peraga. APK yang dipasang harus sesuai dengan ketentuan dan harus mengakomodir kedua calon pasangan. “Yang satunya roboh yang satunya tidak. Yang satunya ditutupi mobil yang satunya tidak” timpal Saifudin. Pihak pemenangan Risma-Whisnu tidak akan tinggal diam dan akan memanggil KPU terkait ketidaksiapannya dalam menjalankan amanat undang-undang tentang pembatasan alat peraga yang dipasang di area publik. “Seharusnya tiap hari ada kontrol” tambahnya.

    Dengan keterbatasan APK yang terpasang, tim pemenangan pasangan calon Risma-Whisnu akan mengerahkan seluruh SDM untuk membuat APK yang tidak melanggar aturan, salah satunya memasang alat peraga kampanye di posko-posko pemenangan ditingkat RT dan RW. Hal ini dilakukan agar informasi tentang pasangan calon yang disodorkan ke masyarakat tidaklah terbatas dan terintegritas. Terintegritas berarti semua masyarakat yang memiliki hak pilih itu harus terkomunikasi, baik secara teknis maupun informasi tentang pasangan calon.

    Berbeda dengan partai merah, ketua tim pemenangan pasangan calon yang diusung oleh partai biru ini yaitu Agung Nugroho sangat menyayangkan sikap KPU yang memilih menunggu secara kolektif untuk mengganti spanduk maupun baliho yang rusak maupun hilang. Menurutnya jika menunggu terlalu lama, yang dirugikan bukan hanya pasangan calon, namun juga masyarakat yang kurang tersosialisasikan mengenai pasangan calon. “Kalau harus menunggu, akan memakan waktu dan merugikan pasangan calon khususnya paslon nomor 1 yang membutuhkan sosialisasi.” Tambahnya. Bahkan Agung mengancam kepada KPU akan mengganti sendiri APK yang rusak dan hilang itu tanpa menunggu KPU sebagaimana dikutip dari Suarapubliknews.net

    Namun KPU memverifikasi via Divisi Sosialisasi KPU Kota Surabaya Nur Syamsi, bahwa kerusakan APK yang ada dilapangan akan diganti oleh pihak ketiga. Sesuai dengan Surat Edaran KPU Nomor 629 yang berbunyi alat peraga yang hilang maupun rusak akibat kejadian khusus, Force Major, seperti karena faktor alam atau tidak disengaja akan diganti oleh rekanan yang memroduksinya sebagaimana dikutip dari Selasar.com

    Patut disayangkan ganti rugi dari pihak ketiga ini dirasa kurang, sebab penggantian tersebut hanya dilakukan satu kali saja di lokasi dimana alat peraga tersebut rusak atau hilang. Anggaran untuk mengganti APK yang rusak hanya 10 persen per item. Jika yang rusak ada 5 umbul-umbul, yang diganti hanya 1 umbul-umbul, begitu juga dengan spanduk. KPU juga menyangkal perihal siapa yang memasang. “Untuk pengamanan APK itu tetap KPU, panwas, serta pihak keamanan setempat dan Pemda. Namun, untuk pemasangannya sudah diserahkan ke pihak ketiga (rekanan yang memasang APK)," jelas Nur Syamsi.

    Kubu “Iki Suroboyo” Yakin Akan Mengalahkan Jokowi


     SURABAYA – Ketua tim pemenangan pasangan calon walikota Risma-Whisnu bernama Syaifudin yang ditemui di Posko Pemenangan, sangat yakin akan meraih kemenangan telak sebesar 93% mengalahkan Jokowi di kota Solo. (24/10)

    Komisi Pemilihan Umum (KPU) telah menetapkan tanggal 9 Desember 2015 sebagai hari pelaksanaan Pilkada Serentak Terintegrasi. Meskipun penetapan tanggal pemilu sedikit menemui masalah, namun KPU sudah menemukan titik terang sehingga tanggal pelaksanaan pemilu serentak sudah dapat diinformasikan kepada masyarakat. Pemilu kepala daerah serentak ini baru pertama kalinya digelar di Indonesia. Pilkada serentak diadakan di lebih dari 260 daerah dengan total lebih dari 850 pasangan calon dari seluruh penjuru Indonesia. 

    Peraturan pelaksanaan pemilu dan peraturan pemasangan alat peraga kampanye dirombak untuk mensukseskan pemilukada tahun ini. Tak heran jika ditemui banner/spanduk dari kedua pasangan calon walikota Surabaya yang saling berdampingan. Desain dan materi alat peraga kampanye (APK) dibuat dan dibiayai oleh pasangan calon serta tim kampanye masing-masing pasangan, namun untuk pembuatan dan pemasangan APK dibiayai oleh KPU.

    Ketua Panwas Kota Surabaya, Wahyu Hariadi mengatakan berdasarkan PKPU No 7 Tahun 2015 tentang Kampanye, seluruh alat perga kampanye yang meliputi, baliho, spanduk, umbul-umbul dan videotron serta bahan kampanye akan dibuat oleh KPU. (26/09)

    Pemilihan lokasi pemasangan APK juga sepenuhnya diatur oleh pemerintah melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Lingkungan Masyarakat (Bakesbanglinmas) Surabaya, KPU, dan Panwaslu. APK yang tersebar di seluruh penjuru kota Surabaya dirasa kurang sebab aturan main dari KPU hanya membatasi 20 buah spanduk dan 5 baliho untuk satu pasangan per kelurahan. Pantas saja euphoria pemilukada tahun ini dirasa kurang oleh berbagai pihak yang berkepentingan. Meskipun dengan adanya regulasi pemasangan APK ini berdampak mengurangi anggaran kampanye pasangan calon, namun untuk mewujudkan Pemilukada Terintegrasi, kurangnya informasi mengenai pasangan calon berindikasi dapat menaikan tingkat abstain pada pemilu tahun ini.

    Dengan adanya regulasi baru, tim pemenangan Risma-Whisnu berusaha mengerahkan semua sumber daya untuk mempersiapkan pemenangan. Digunakanlah tagline “Iki Suroboyo” dan “Now and Then” sebagai tema desain APK.

    Menggunakan banner berwarna merah, pasangan Risma-Whisnu terang-terangan menggunakan warna itu untuk mengangkat simbol partai pengusung yaitu PDI Perjuangan. Menurut Didik Prasetiyono, tagline “Iki Suroboyo” memiliki filosofi bahwa ditanah ini, Surabaya, seluruh warga menggantungkan harapan dan perjuangan hidupnya kearah yang lebih baik.

    Hal menarik ketika Sekretaris DPC PDI Perjuangan Saifudin Zuhri ditanyai mengenai mengapa 
    memakai slogan “Iki Suroboyo”. Usut punya usut, tagline “Iki Suroboyo” ditujukan untuk meledek calon sebelah yang notabene bukan asli dari Surabaya.

    “Kan calon kami sudah diketahui oleh warga Kota Surabaya dan tidak asing di Kota Surabaya, makannya kita lebih menonjolkan kata “Iki Suroboyo” karena kaitannya ‘calonnya’ (Rasiyo: red) itu bukan orang Surabaya, dia orang provinsi” kata Saifudin secara tersirat.

    Selain itu calon inkumben ini sudah diketaui oleh warga Surabaya, tidak perlu ada foto dan kata neko-neko. “Tentunya dengan banner tanpa gambar dan hanya kata-kata, orang akan bertanya-tanya, siapa sih iki suroboyo ini, oh Bu Risma, maka slogan iki suroboyo akan mudah masuk didalam hati dan pikiran masyarakat.” Imbuh Saifudin sambil tertawa kecil.

    Slogan “Now and Then” memiliki tujuan untuk mengingatkan masyarakat akan kesuksesan Risma-Whisnu dalam memimpin Surabaya dalam 5 tahun terakhir dengan pembangunan berbagai infrastruktur seperti taman, selokan, serta pengelolaan saluran air untuk menghindari banjir diyakini cukup untuk meyakinkan masyarakat Surabaya. Kepercayaan rakyat diyakini akan menjadi modal utama kemenangan Risma-Whisnu di berbagai segmen pemilih.

    Lain daripada yang lain, Kampanye Risma-Whisnu tidak akan menggunakan baliho-spanduk seperti kampanye pada umumnya, lebih out of the box dengan “crowd sourcing” yaitu melibatkan ide-ide terbuka dari publik lewat sosial media maupun gerakan kelompok yang bebas. Selain itu pasangan Risma-Whisnu akan mengisi hari-hari sebelum 5 Desember 2015 dengan blusukan bertemu dengan rakyat. Hal ini dirasa lebih nyata dengan menyampaikan dan mensosialisasikan secara langsung apa yang akan dilakukan pasangan calon nomer 2 pada 5 tahun kedepan.

    Saifudin selaku ketua tim pemenangan yakin masyarakat Surabaya tidak lagi memerlukan event-event seperti konser. “Daripada menggelar acara seperti konser yang tidak jelas penyampaian informasinya, Bu Risma dan Pak Whisnu lebih kita arahkan untuk mendengar apa yang dirasa dan diharapkan oleh masyarakat sehingga akan dirumuskan menjadi kebijakan ketika calon kita melanjutkan kepemimpinan di kota Surabaya” Katanya.

    Kampanye yang diusung partai merah ini memiliki garis besar untuk menyadarkan masyarakat untuk memilih walikota yang tepat yang asli berasal dari Surabaya. Selain itu untuk mengingatkan masyarakat akan kesuksesan Risma-Whisnu dalam memimpin Surabaya dalam 5 tahun terakhir dengan pembangunan berbagai infrastruktur. Upaya kinerja selama 5 tahun dan kesiapan memimpin kembali Surabaya menjadi tujuan pemenangan calon dari partai PDI Perjuangan ini.

    Rabu, 02 Oktober 2013

    CREATE GOOD CHARACTERISTIC WITH PANCASILA PHILOSOPHY

    Awal bulan Oktober ini adalah hari yang kami tunggu-tunggu. Jika banyak orang bilang thanks god it’s Friday bagi kami thanks god it’s Tuesday karena setiap hari selasa kami selalu bertemu dengan sosok yang selalu menginspirasi kami agar menjadi pribadi yang cerdas dan berkarakter mulia yaitu Pak Adib. Materi kali ini akan dibahas oleh kelompok 2A dan 2B. Pak Adib menyuruh suit (jempol, telunjuk, kelingking) untuk menentukan kelompok mana yang akan presentasi, yang menang akan mempresentasikan ppt nya, dan kelompok yang kalah akan menjadi pembandingnya. Saat ketua kelompok suit yaitu Dian dan Aaron , mereka melakukan 2 suit yang sama.... para mahasiswa men-cie chemistry mereka. Setelah suit yang ketiga, Dian yang menjadi pemenangnya, dan kelompok Dianlah yang akan berpresentasi tentang “ideologi”. Dian memimpin opening ceremony, seperti biasanya kami menyanyikan lagu indonesia raya, mengheningkan cipta dan himne airlangga. Di hari selasa ini merupakan hari diperingatinya hari kesaktian pancasila, seharusnya kami menambahkan pembacaan pancasila ke dalam opening ceremony tersebut, tapi yaahh sudahlah.. pancasila sudah melekat di kepribadian kita.
    Setelah opening ceremony, kami tersadar akan sesuatu hal, sesuatu yang tak biasa sekaligus menarik perhatian kami. Hal itu adalah penampilan baju Pak Adib, beliau mengenakan kemeja yang tak biasanya kami lihat, kemeja yang beliau pakai bermotif garis-garis hitam dan berdasar warna putih, dan bercelana cream rapih. Hari itu beliau terlihat segar dengan kombinasi-kombinasi warna dari kemeja dan celananya, membuat para mahasiswa bersemangat pada hari itu. Semangat para mahasiswa dapat terlihat saat kelompok Dian menyudahi presentasinya dan membuka sesi tanya jawab. Hampir semua mahasiswa yang ada di ruang kelas PPKN mengangkat tangannya untuk bertanya. Kejadian langka ini terekam di HP Pak Adib. Secara adil pak adib hanya mempersilahkan 2 anak dari setiap sisi (kanan kiri ). Setelah kelompok 2Adan 2B menjawab pertanyaan secara spontan pak Adib merubah sistemnya menjadi kelompok 2A dan 2B yang bertanya sedangkan kami yang menjawab.
    Faktor lain dari semangat nya para mahasiswa adalah materi yang begitu familiar di pikiran, yaitu ideologi. Ideologi sudah kami pelajari di kelas 7 SMP. Ideologi berasal dari kata idea yang berarti gagasan, dan logos berarti ilmu. Dalam pengertian sehari-hari idea disamakan artinya dengan cita-cita. Menurut Frans Magnis Suseno ideologi sebagai suatu sistem pemikiran dapat dibedakan menjadi ideologi tertutup dan ideologi terbuka. Dimana ciri dari ideologi tertutup adalah merupakan sistem pemikiran tertutup, merupakan cita-cita suatu kelompok orang untuk mengubah dan memperbarui masyarakat. Dan ciri-ciri dari ideologi terbuka adalah suatu pemikiran yang terbuka, nilai-nilai dan cita-citanya tidak dapat dipaksakan dari luar melainkan digali dan diambil dari moral, budaya masyarakat itu sendiri, dasarnya bukan keyakinan ideologis sekelompok orang melainkan hasil musyawarah dari konsensus masyarakat tersebut. Pancasila sebagai ideologi bangsa berfungsi sebagai sarana pemersatu masyarakat. Tujuan dari semua ideologi adalah untuk mensejahterakan bangsa. Ideologi ada empat macam yaitu liberalisme, komunisme, sosialisme, pancasila. Didalamnya dibagi lagi menjadi aspek ideologi politik hukum, ekonomi, agama, pandangan terhadap individu dan masyarakat, dan ciri khas. Pancasila sebagai paradigma bangsa yaitu sebagai paradigma pembangun meliputi politik, ekonomi, hukum, pendidikan, sosial budaya, ilmu pengetahuan, ilmu pengetahuan dan teknologi serta bidang kehidupan beragama.
    Setelah berakhirnya materi dan sesi presentasi dan tanya jawab, seperti minggu lalu pak adib menampilkan video tentang pancasila dengan keunikannya yang menceritakan pancasila dengan tekhnik menggambar membuat kami tidak bisa memalingkan perhatian. Sungguh pak Adib memberikan cara belajar yang menraik perhatian kami para mahasiswa, dan merupakan cara belajar baru yang sesuai dengan karakter anak muda jaman sekarang. Tapi tidak hanya itu pak Adib juga menampilkan video mahasiswa-mahasiswi Universitas Airlangga yang memberikan penjelasan tentang ideologi pancasila, uniknya mahasiswa-mahasiswi tersebut menjelaskan menggunakan bahasa inggris dengan baik dan fasih. Sungguh mengagumkan kami sendiri menjadi termotivasi untuk bisa seperti mereka. Pak Adib secara tidak langsung selalu memberi kami pelajaran yang baru untuk selalu termotivasi agar dapat menjadi mahasiswa yang tidak hanya excellent tetapi juga bermoral.
    Kuliah hari ini pun usai pak Adib memberi kami tugas untuk membuat resume tentang pelajaran hari ini agar kami selalu ingat dan memahami apa yang telah disampaikan pada kuliah hari ini dan seterusnya. Sungguh kami bersyukur mempunyai dosen yang selalu perhatian dan memiliki sistem pelajaran yang berbeda dengan dosen lain sehingga kami selalu merasa nyaman di kelasnya.

    Minggu, 18 Desember 2011

    Budaya lokal terjajah


    Sudah sering kita baca, denger, liat, ngalamin sendiri dimana-mana banyak yang bilang kita sudah dijajah oleh bangsa asing dari jaman dulu kala. Kalau dulu dijajah secara ekonomi, politik sekarang lebih ke budaya, terutama budaya konsumtif. Banyak yang ngeluh anak-anak muda sekarang sering niru orang bule, dari cara berpakaian, tingkah laku, dan sebagainya, sehingga sering dibilang sok kebarat-baratan. Pake celana jeans, cewek ngerokok, s*x bebas, minum alkohol, dugem, dan hal kebarat-baratan lain yang seharusnya tidak patut diterapkan di negara kita ini.

    Tapi apakah ada yang sadar atau tidak, bahwa sekarang tidak hanya barat yang menjajah kita, tetapi juga dunia arab dalam skala yang masih kecil. Kalo yang ini sering saya jumpai dalam ucapan, penggunaan kalimat, happy milad dsbnya. Kadang jadi miris rasana, kemana ucapan selamat pagi, selamat ulang tahun, kulonuwun, sampurasun yang sekarang berganti dengan good morning, happy milad, happy b'day

    Gak akan heran kalo lama2 budaya indonesia ini hilang entah kemana? bahasa indonesia diganti bahasa apa lagi, sekrang kebanyakan alay-alay itu, budaya indonesia lari ke luar negeri seperti yang selama ini terjadi.

    Kita sebagai penerus kemerdekaan negara Indonesia, setidaknya harus meneruskan perjuangan para patriot dengan tetap menjaga kelestarian Budaya Lokal Indonesia.

    Semoga teman2 tetap dapat melestarikan budaya kita, budaya daerah masing2 dan budaya nasional kita, malu rasanya kali besok2 kita belajar budaya negeri sendiri sampai jauh2 ke luar negeri??? (Sora)

    Jumat, 16 Desember 2011

    Tari Saman (Aceh) dipatenkan


    Metrotvnews.com, Denpasar: Badan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang mengurusi pendidikan, sains dan kebudayaan (UNESCO), secara resmi mengakui dan menetapkan Tari Saman Gayo dari Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam sebagai warisan budaya tak benda dalam sidang di Bali 24 November lalu. Tari Saman diperkirakan sudah berusia 700 tahun dan berkembang terutama di Kabupaten Gayo Luwes, Provinsi NAD.

    Sidang ke 6 Komite Antar-pemerintah untuk perlindungan warisan budaya tak benda atau Intangible UNESCO mengakui dan menetapkan Tari Saman Gayo sebagai warisan budaya dunia tak benda, yang memerlukan perlindungan mendesak dari UNESCO.

    Sebelumnya dokumen-dokumen nominasi terkait budaya Tari Saman telah disusun dengan teliti dan diajukan kepada UNESCO, pada Maret 2010, oleh Mentri Koordinator Kesejahteraan Rakyat, dengan dukungan penuh pemerintah pusat, pemerintah daerah dan masyarakat Provinsi Aceh.

    Menurut penelitian sejarah, Tari Saman diperkirakan telah ada sejak 700 tahun silam, dan berkembang terutama di Kabupaten Gayo Luwes, Provinsi Aceh. Awalnya tarian ini dibawa para ulama, untuk menyampaikan pesan moral kebersamaan, kekompakan, keperkasaan dan kecepatan dalam menyiarkan Islam serta membangun peradaban.

    Tarian Suku Gayo di Aceh, biasa ditampilkan untuk merayakan peristiwa-peristiwa penting dalam adat dan dipentaskan oleh laki-laki. Penetapan Tari Saman dalam daftar warisan budaya dunia, menunjukkan bahwa Aceh memiliki khasanah kebudayaan yang kaya dan terkenal di mancanegara.

    Minggu, 04 Desember 2011

    Corel Draw Graphics Suite X5 - Full Edition



    CorelDRAW Graphics Suite X5 memberikan semua alat yang diperlukan untuk desain grafis pada jaman sekarang dan merupakan software atau program komputer yang sangat berguna bagi anda yang suka desain grafis. Siapa yang tidak tau software yang ini ? software yang sudah dikenal sebagai penghasil vector yang bagus dan mudah dalam penggunaannya serta tidak kalah populernya dengan adobe photoshop.

    Harga resmi dari CorelDRAW Graphics Suite X5 adalah $499.9. Sekarang anda bisa download CorelDRAW Graphics Suite X5 gratis di blog ini. Nah.. kali ini corel draw versi X5 memiliki tampilan yang lebih futuristik. Trus juga, didukung dengan fitur yang lebih lengkap.

    Spek Menginstall software >>>

    Microsoft Windows Windows Vista WindowsXP with the latest service packs installed (32-bit or 64-bit)
    Intel Pentium 4, AMD Athlon (TM) 64 or AMD Opteron (TM)
    The 512 MB of RAM (1GB recommended)
    The 750 MB of hard disk space (1 GB for typical installation with no content). Up to 6GB - needed to install the extra content.
    The Mouse or tablet.
    The 1024 x 768 screen resolution (768 x 1024 on a Tablet PC).
    The DVD drive.
    Microsoft Internet Explorer 7 or later.

    Kreativitas yang diberikan sungguh menakjubkan dalam CorelDRAW Graphics Suite X5. Spesifikasi CorelDRAW Graphics Suite X5 sebagai berikut : Dengan peningkatan kecepatan, warna yang lebih akurat, ilustrasi vektor peningkatan alat serta kemampuan baru yang manjadi andalan software ini. Find grafis, font dan gambar pada komputer anda lebih cepat daripada sebelumnya dengan Corel ® CONNECT bar :

    More speed dengan multi-core baru dukungan.
    Lebih banyak konten yang kaya dan profesional template.
    Lebih banyak sarana belajar, video tutorial dan tips pakar.
    Lebih kompatibilitas, dengan dukungan untuk lebih dari 100 format file.
    More color kontrol dan konsistensi.
    Lebih Web kemampuan, termasuk dukungan animasi Flash.
    Lebih banyak pilihan output for print, Web, digital dan banyak lagi tanda-tandanya.

    Bagi teman teman yang ingin Download CorelDRAW Graphics Suite X5 dan Key Generator CorelDRAW Graphics Suite X5 silahkan klik link dibawah dan. Terima kasih dan semoga bermanfaat bagi teman - teman semuanya.

    Download CorelDRAW Graphics Suite X5 : Download Here
    Download Key Generator CorelDRAW X5 : Download Here

    Sabtu, 03 Desember 2011

    Internet Download Manager v6.08 Beta


    Di post kali ini, saya akan membagi software yang sering digunakan oleh semua kalangan pencinta download.. Gak usah banyak kata deh, langsung Download aja software nya di blog ini...




    Link Download : Download Here

    Jumat, 21 Januari 2011

    Wilayah Indonesia Rentan Perubahan Iklim

    Asia Selatan karena populasi yang cepat tumbuh paling rentan terkena banjir, kekeringan, badai dan kenaikan permukaan laut, menurut survei terhadap 170 negara. Dari 16 negara yang tercantum sebagai

    berisiko "ekstrim" perubahan iklim selama 30 tahun ke depan, lima berasal dari Asia Selatan, dengan Bangladesh dan India di tempat pertama dan kedua, Nepal di keempat, Afghanistan kedelapan dan Pakistan di 16. Climate Change Vulnerability Index yang disusun oleh perusahaan penasihat risiko global yang berbasis di Inggris, Maplecroft dimaksudkan sebagai panduan untuk investasi strategis dan kebijakan.








    Barometer ini didasarkan pada 42 faktor sosial, ekonomi dan lingkungan, termasuk respon pemerintah untuk menilai risiko populasi, ekosistem dan bisnis dari perubahan iklim. Asia Selatan sangat rentan karena perubahan pola cuaca yang mengakibatkan bencana alam, termasuk banjir di Pakistan dan Bangladesh tahun ini dan mempengaruhi lebih dari 20 juta orang, kata Maplecroft. "Ada bukti yang terus bertambah perubahan iklim meningkatkan intensitas dan frekuensi kejadian iklim," kata analis lingkungan perusahaan itu, Anna Moss. "Perubahan suhu sangat kecil saja dapat memiliki dampak besar pada lingkungan manusia, termasuk perubahan terhadap produktivitas tanaman dan ketersediaan air, hilangnya daratan karena kenaikan permukaan laut dan penyebaran penyakit."





    klik gambar untuk memperbesar


    Bangladesh dinilai no 1 karena masalah ganda. Negara ini memiliki risiko tertinggi menyangkut kekeringan dan risiko tertinggi kelaparan. Negara ini juga berjuang melawan kemiskinan yang ekstrim dan sangat tergantung pada pertanian, padahal sektor ekonomi ini yang paling terpengaruh oleh perubahan iklim. Adapun India, hampir seluruh wilayahnya memiliki tingkat yang tinggi atau ekstrim terhadap perubahan iklim, karena tekanan penduduk akut dan masalah sumber daya alam, kata Maplecroft. Sementara wilayah Indonesia masuk berisiko tinggi di Jawa dan Sumatera, namun rendah di bagian pulau Kalimantan.

    Kamis, 20 Januari 2011

    Iklim Di Indonesia

    Indonesia mempunyai karakteristik khusus, baik dilihat dari posisi, maupun keberadaanya, sehingga mempunyai karakteristik iklim yang spesifik. Di Indonesia terdapat tiga jenis iklim yang mempengaruhi iklim di Indonesia, yaitu iklim musim (muson), iklim tropica (iklim panas), dan iklim laut.



    1.  Iklim Musim (Iklim Muson)
    Iklim jenis ini sangat dipengaruhi oleh angin musiman yang berubah-ubah setiap periode tertentu. Biasanya satu periode perubahan angin muson adalah 6 bulan. Iklim musim terdiri dari 2 jenis, yaitu Angin musim barat daya (Muson Barat) dan Angin musim timur laut (Muson Tumur). Angin muson barat bertiup sekitar bulan Oktober hingga April yang basah sehingga membawa musim hujan/penghujan. Angin muson timur bertiup sekitar bulan April hingga bulan Oktober yang sifatnya kering yang mengakibatkan wilayah Indonesia mengalami musim kering/kemarau.




    2.  Iklim Tropis/Tropika (Iklim Panas)
    Wilayah yang berada di sekitar garis khatulistiwa otomatis akan mengalami iklim tropis yang bersifat panas dan hanya memiliki dua musim yaitu musim kemarau dan musim hujan. Umumnya wilayah Asia tenggara memiliki iklim tropis, sedangkan negara Eropa dan Amerika Utara mengalami iklim subtropis. Iklim tropis bersifat panas sehingga wilayah Indonesia panas yang mengundang banyak curah hujan atau Hujan Naik Tropika.



    3.  Iklim Laut
    Indonesia yang merupakan negara kepulauan yang memiliki banyak wilayah laut mengakibatkan penguapan air laut menjadi udara yang lembab dan curah hujan yang tinggi.



    Edvin Aldrian (2003), membagi Indonesia terbagi menjadi 3 (tiga) daerah iklim, yaitu daerah Selatan A, daerah Utara – Barat B dan daerah Moluccan C, sebagai mana dituangkan pada gambar 1.




    tiga-daerah-iklim
    Gambar 1 : Tiga daerah iklim menggunakan metoda korelasi ganda, yang membagi Indonesia menjadi daerah A (garis tegas), daerah monsun selatan; daerah B (titik garis putus-putus), daerah semi-monsun; dan daerah C (garis putus-putus), daerah anti monsun.





    Wilayah Indonesia terletak di daerah tropis yang dilintasi oleh garis Khatulistiwa, sehingga dalam setahun matahari melintasi ekuator sebanyak dua kali. Matahari tepat berada di ekuator setiap tanggal 23 Maret dan 22 September. Sekitar April-September, matahari berada di utara ekuator dan pada Oktober-Maret matahari berada di selatan. Pergeseran posisi matahari setiap tahunnya menyebabkan sebagian besar wilayah Indonesia mempunyai dua musim, yaitu musim hujan dan musim kemarau. Pada saat matahari berada di utara ekuator, sebagian wilayah Indonesia mengalami musim kemarau, sedangkan saat matahari ada di selatan, sebagaian besar wilayah Indonesia mengalami musim penghujan.



    Unsur iklim yang sering dan menarik untuk dikaji di Indonesia adalah curah hujan, karena tidak semua wilayah Indonesia mempunyai pola hujan yang sama. Diantaranya ada yang mempunyai pola munsonal, ekuatorial dan lokal. Pola hujan tersebut dapat diuraikan berdasarkan pola masing-masing. Distribusi hujan bulanan dengan pola monsun adalah adanya satu kali hujan minimum. Hujan minimum terjadi saat monsun timur sedangkan saat monsun barat terjadi hujan yang berlimpah. Monsun timur terjadi pada bulan Juni, Juli dan Agustus yaitu saat matahari berada di garis balik utara. Oleh karena matahari berada di garis balik utara maka udara di atas benua Asia mengalami pemanasan yang intensif sehingga Asia mengalami tekanan rendah. Berkebalikan dengan kondisi tersebut di belahan selatan tidak mengalami pemanasan intensif sehingga udara di atas benua Australia mengalami tekanan tinggi. Akibat perbedaan tekanan di kedua benua tersebut maka angin bertiup dari tekanan tinggi (Australia) ke tekanan rendah (Asia) yaitu udara bergerak di atas laut yang jaraknya pendek sehingga uap air yang dibawanyapun sedikit.
    Dapat diamati bahwa hujan maksimum terjadi antara bulan Desember, Januari dan Februari. Pada kondisi ini matahari berada di garis balik selatan sehingga udara di atas Australia mengalami tekanan rendah sedangkan di Asia mengalami tekanan tinggi. Akibat dari hal ini udara bergerak di atas laut dengan jarak yang cukup jauh sehingga arus udara mampu membawa uap air yang banyak (monsun barat atau barat laut). Akibat dari hal ini wilayah yang dilalui oleh munson barat akan mengalami hujan yang tinggi. Atas dasar sebab terjadinya angin munson barat ataupun timur yang mempengaruhi terbentuknya pola hujan munsonal di beberapa wilayah Indonesia dapat dikatakan wilayah yang terkena relatif tetap selama posisi pergeseran semu matahari juga tetap. Namun, perubahan diperkirakan akan terjadi terhadap jumlah, intensitas dan durasi hujannya. Untuk mempelajari hal ini diperlukan data curah hujan dalam seri yang panjang. Kaimuddin (2000) dengan analisa spasial bahwa curah hujan rata-rata tahunan kebanyakan di daerah selatan adalah berkurang atau menurun sedangkan dibagian Utara adalah bertambah.
    Iklim di Indonesia telah menjadi lebih hangat selama abad 20. Suhu rata-rata tahunan telah meningkat sekiitar 0,3 oC sejak 1900 dengan suhu tahun 1990an merupakan dekade terhangat dalam abad ini dan tahun 1998 merupakan tahun terhangat, hampir 1oC di atas rata-rata tahun 1961-1990. Peningkatan kehangatan ini terjadi dalam semua musim di tahun itu. Curah hujan tahunan telah turun sebesar 2 hingga 3 persen di wilayah Indonesia di abad ini dengan pengurangan tertinggi terjadi selama perioda Desember- Febuari, yang merupakan musim terbasah dalam setahun. Curah hujan di beberapa bagian di Indonesia dipengaruhi kuat oleh kejadian El Nino dan kekeringan umumnya telah terjadi selama kejadian El Nino terakhir dalam tahun 1082/1983, 1986/1987 dan 1997/1998.
                                  
    Gambar 2. Perubahan suhu rata-rata tahunan 1901-1998 (atas) dan curah hujan tahunan 1901-1998 (bawah) untuk Indinesia. Perubahan-perubahan terhadap nilai iklim rata-rata 1961-1990 untuk suhu dan curah hujan masing-masing adalah 25,5oC dan 2548mm


    Beberapa kajian untuk wilayah Indonesia telah dilakukan berdasarkan observasi, model global dan skenario dengan adanya perubahan curah hujan dan suhu di berbagai lokasi, diantaranya untuk Kota Jakarta.
    Dari rata-rata bulanan terdapat tren kenaikan di lokasi Jakarta dari tahun 1900 hingga tahun 2000 antara observasi dan model (gambar 3). Dengan pengertian cenderung mengalami kenaikan 8% (CGCM) dan 2% (CSIRO). Periode 1900-2000 nampak jelas terjadi kenaikan temperatur, hal ini ditunjukkan dengan tren perubahan bertanda positif.


    Hasil yang berbeda pada perubahan musim atas Indonesia yang diungkapkan oleh dua model yang berbeda, Hadcm3 (Hadley Pusat Iklim, UK) dan GISS-ER (Goddard Institut untuk Space/ Studies, NASA- AS) (Wenhong Li, 2006 dalam Canadell et al., 2006) gambar 4. Dari hasil Syahbuddin dkk (2007) dengan menggunakan model ARPEGE (Action de Recherche Petite Echelle Grande Echelle) Climat versi 3.0. berdasarkan simulasi zonasi curah hujan untuk periode 1950-1979 dan periode 2010-2039. diperkirakan akan terjadi peningkatan curah hujan di wilayah Indonesia pada tahun 2010-2039 yang ditandai dengan anomali positif zona konveksi dan peningkatan temperatur seperti yang tercantum pada gambar 5 dibawah ini.



     
    Gambar 3 : Tren kenaikan suhu udara rata-rata Jakarta tahun 1900-2000 (Observasi dan model).

     
    Gambar 4: Perubahan pola musim di Indonesia.







    Gambar 5 : Zonasi wilayah hujan bulan April-September periode (a) 1950-1979, (b)2010-2039

    Popular Posts

     
    Design by Sora